24.5 C
Mataram
Saturday, April 18, 2026

Mantan Wakil Bupati Sumbawa Ditahan, Kasus Korupsi Masker Rp1,58 Miliar

Must read

Mataram, NTB – Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak akhir. Setelah sempat mangkir dari pemanggilan sebelumnya, mantan Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polresta Mataram pada Rabu, 6 Agustus 2025. Usai diperiksa secara intensif, Dewi Noviany langsung ditahan.

Dewi Noviany merupakan tersangka keenam dari total enam orang yang ditetapkan dalam kasus ini. Ia diduga ikut terlibat dalam praktik korupsi pengadaan masker senilai Rp12,3 miliar, yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp1,58 miliar.

Kehadiran mantan wakil bupati di Mapolresta Mataram tercatat sejak pukul 09.00 WITA dan berlangsung hingga menjelang sore hari. Setelah menjalani pemeriksaan, Dewi Noviany langsung digiring ke Rutan Tahti Polresta Mataram, menyusul lima tersangka lainnya yang telah lebih dulu ditahan.

“Benar, hari ini satu tersangka kasus masker Dewi Noviany memenuhi undangan penyidik Unit Tipikor untuk menjalani pemeriksaan. Dan benar, usai diperiksa, tersangka yang diketahui merupakan mantan Wabup ini langsung kami tahan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, Rabu (6/8/2025).

Berdasarkan informasi, Dewi Noviany saat proyek pengadaan masker ini bergulir, masih menjabat sebagai ASN di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, sebelum kemudian terpilih sebagai Wakil Bupati Sumbawa periode 2019–2024.

Dengan ditahannya Dewi Noviany, maka seluruh tersangka dalam kasus ini kini telah mendekam di balik jeruji. Polresta Mataram memastikan bahwa proses hukum akan terus berlanjut hingga tuntas, sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan kasus ini secara cermat serta mendukung penuh langkah-langkah hukum demi tegaknya keadilan dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article