27.5 C
Mataram
Tuesday, April 14, 2026

Kepedulian Kades Jagaraga pada Regenerasi Sepak Bola Usia Dini: Bentuk SSB Jagaraga FC dan Gelar Turnamen Besar Awal Agustus

Must read

Lombok Barat, NTB – Kepedulian Kepala Desa (Kades) Jagaraga terhadap pengembangan sepak bola usia dini kini terwujud nyata melalui pendirian Sekolah Sepak Bola (SSB) Jagaraga FC. Inisiatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap minimnya wadah pembinaan atlet muda di desa tersebut. SSB Jagaraga FC didirikan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak agar bisa belajar sepak bola dengan benar sejak usia dini.

“Program ini murni untuk regenerasi sepak bola di Desa Jagaraga. Semua anak-anak desa bisa ikut latihan secara gratis. Kami ingin mereka memiliki sarana belajar, pelatih yang kompeten, dan mental bertanding yang baik. Bahkan sekarang ada beberapa anak dari luar desa yang ikut mendaftar karena melihat keseriusan pembinaan di sini,” ujar M.Hasyim Kepala Desa Jagaraga saat ditemui.

SSB Jagaraga FC memberikan kesempatan luas kepada anak-anak usia dini untuk ikut latihan secara rutin. Pemerintah desa memfasilitasi kebutuhan lapangan, pelatih, serta perlengkapan dasar agar peserta bisa belajar dengan maksimal.

Selain berlatih, Jagaraga FC juga aktif melaksanakan uji coba (friendly match) dengan sejumlah SSB di Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengasah kemampuan teknik, taktik, serta mental bertanding para pemain muda.

“Anak-anak perlu pengalaman nyata di lapangan. Itulah kenapa kami sering menjadwalkan friendly match agar mereka bisa berproses dengan baik,” jelas Kades Jagaraga.

Sebagai langkah lanjutan, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Desa Jagaraga yang ke 75, pemerintah desa akan menggelar Mini Turnamen Sepak Bola Usia Dini khusus kategori U-10 dan U-12. Event ini dijadwalkan berlangsung di awal Agustus 2025 dan akan diikuti oleh 32 tim dari berbagai SSB terkemuka di Pulau Lombok.

“Antusias peserta sangat tinggi. Hingga saat ini sudah ada 32 tim dari dua kategori yang sudah terdaftar, termasuk SSB-SSB yang sudah memiliki nama besar di Lombok. Kami ingin turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan yang berkualitas,” tutur M.Hasyim.

Pemerintah Desa Jagaraga menyiapkan total hadiah senilai Rp20 juta, yang meliputi trofi, piagam penghargaan, medali, serta uang pembinaan bagi para juara. Besarnya hadiah ini diharapkan bisa memotivasi tim untuk tampil maksimal, namun yang lebih penting adalah memberikan pengalaman berharga bagi seluruh pemain muda yang terlibat.

Kades Jagaraga menegaskan bahwa tujuan utama dari pendirian SSB dan penyelenggaraan turnamen ini bukan hanya mengejar prestasi sesaat, tetapi untuk membangun mindset anak-anak agar aktif berolahraga. Melalui kegiatan sepak bola, diharapkan lahir generasi yang disiplin, berkarakter, dan mampu berprestasi di masa depan.

“Kami ingin anak-anak Desa Jagaraga punya kebiasaan baik sejak kecil, salah satunya melalui olahraga. Dengan adanya SSB Jagaraga FC, mereka punya wadah yang jelas untuk berkembang. Harapan saya, suatu hari nanti ada pemain sepak bola berbakat yang bisa membawa nama Desa Jagaraga ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak orang tua yang merasa terbantu karena anak-anak mereka kini memiliki ruang pembinaan yang profesional dan terstruktur. Selain itu, event turnamen yang akan digelar pada Agustus nanti juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar dengan hadirnya ratusan peserta dan penonton dari berbagai daerah di Pulau Lombok.

Dengan berbagai upaya ini, Desa Jagaraga kian dikenal sebagai desa yang peduli terhadap pembinaan generasi muda, khususnya di dunia olahraga sepak bola. Langkah nyata Kepala Desa Jagaraga diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun potensi anak-anak usia dini untuk masa depan yang lebih gemilang.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article