Mataram – Membangun budaya tertib berlalu lintas tidak bisa instan. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Salah satunya melalui program Kampung Tertib Lalu Lintas yang kini terus diperkuat di Kota Mataram.
Program Kampung Tertib Lalu Lintas yang dikembangkan di Lingkungan Bumi Kodya Asri, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.
Penilaian dari tim Korlantas Polri menjadi bagian dari upaya memastikan program ini berjalan efektif dan mampu menjadi percontohan bagi wilayah lain.
Penilaian ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kasubdit Kamsel Korlantas Polri, Hamka Mappaita, dan disambut oleh Kasat Lantas Polresta Mataram, AKP Muhamad Puteh Rinaldi bersama jajaran, Kamis (22/4).
Kegiatan turut melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari Dinas Perhubungan Kota Mataram, PT Jasa Raharja, hingga unsur pemerintah wilayah dan tokoh masyarakat setempat.
Kasat Lantas Polresta Mataram, AKP Muhamad Puteh Rinaldi menjelaskan, program Kampung Tertib Lalu Lintas yang diinisiasi Korlantas Polri ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menerapkan disiplin berlalu lintas, khususnya saat berkendara di jalan raya.
“Hari ini kami bersama stakeholder Pemerintah Kota Mataram mendampingi tim penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas dari Korlantas Polri di wilayah hukum Polresta Mataram,” tegasnya.
Program Kampung Tertib Lalu Lintas merupakan inisiatif Korlantas Polri yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam disiplin berlalu lintas.
Kampung ini diharapkan menjadi contoh nyata penerapan aturan berkendara yang aman dan tertib di lingkungan masyarakat.
AKP Muhamad Puteh Rinaldi menyebut, keberadaan kampung tertib lalu lintas sangat penting sebagai proyek percontohan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap aturan dan keselamatan berkendara.
“Dengan adanya kampung tertib lalu lintas ini, kami berharap dapat mendorong terciptanya Kamseltibcar lantas di Kota Mataram, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, serta menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Nusa Tenggara Barat.
Kampung Tertib Lalu Lintas menjadi langkah konkret dalam membangun budaya keselamatan berkendara yang dimulai dari lingkungan terkecil masyarakat.



