
Mataram, NTB – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali membuka layanan jam besuk bagi keluarga warga binaan titipan. Kebijakan ini menjadi wujud kepedulian terhadap hak-hak dasar tahanan sekaligus bagian dari pelayanan kemanusiaan Polda NTB.
Layanan kunjungan keluarga dijadwalkan setiap hari Senin dan Kamis, memberikan kesempatan bagi keluarga untuk bertemu langsung serta melepas rindu dengan anggota keluarganya yang tengah menjalani proses hukum di Polda NTB.
Direktur Tahti Polda NTB, AKBP Rifa’i, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan publik rutin yang bertujuan menjaga hubungan emosional antara warga binaan dan keluarganya.
“Layanan jam besuk kunjung ini penting bagi warga binaan maupun keluarganya. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga membantu menjaga kondisi psikologis warga binaan agar tetap tenang dan termotivasi selama menjalani masa tahanan,” ujar Rifa’i, Kamis (30/10/2025).
Meski demikian, pengawasan ketat tetap diterapkan selama kunjungan berlangsung. Seluruh barang bawaan pengunjung wajib diperiksa untuk mencegah masuknya benda-benda terlarang ke area tahanan.
“Keamanan tetap menjadi prioritas. Barang seperti senjata tajam atau benda yang berpotensi membahayakan tidak diperbolehkan masuk ke dalam kawasan ruang tahanan,” tegasnya.
Polda NTB berharap, layanan jam besuk ini tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak tahanan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan serta keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia.



