
Kompol Moh. Nasrulloh melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pasar tradisional.
Mataram, NTB – Satgas Pangan Polda NTB terus memperketat pengawasan distribusi pangan di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok pangan pokok tetap aman dan harga berada pada kondisi stabil.
Satuan Tugas Pangan Polda Nusa Tenggara Barat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pasar tradisional, modern, serta distributor di berbagai kabupaten dan kota.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah preventif agar tidak ada pihak yang melakukan praktik curang, seperti penimbunan maupun penjualan di atas harga ketentuan.
Kasubdit I Indagsi Reskrimsus Polda NTB,
Kompol Moh. Nasrulloh, menegaskan pengawasan dilakukan rutin bersama Polres jajaran di seluruh NTB.
“Pengawasan ini rutin kami lakukan untuk menjaga stabilitas pangan di NTB mulai dari stok, harga, dan mengantisipasi oknum yang berusaha menimbun ataupun menjual dengan harga tidak sesuai aturan,” ungkapnya.
Selain memantau stok dan harga, Satgas Pangan juga menyoroti potensi praktik oplosan beras yang sempat terungkap di beberapa wilayah.
“Kami akan bertindak tegas terhadap siapapun yang menimbun maupun mengoplos beras demi keuntungan pribadi. Itu tindak pidana dan akan kami proses sesuai hukum,” ujarnya.
Dengan pengawasan ketat ini, Satgas Pangan Polda NTB memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok, terutama menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Satgas Pangan juga menghimbau masyarakat untuk melapor jika mengetahui adanya penimbunan atau pengoplosan beras.



