Mataram, NTB – Ajang kreativitas merangkai bunga kembali hadir lewat King & Queen of Bouquet 2025 yang menggelar Challenge Periode II dengan mengusung tema “Flower Arrangement Ethnic Cultural Challenge”. Event ini menjadi ruang berkarya bagi para perangkai bunga (crafter) di seluruh Indonesia dengan tantangan unik merangkai buket yang mengandung unsur budaya Indonesia.
Diselenggarakan secara online, lomba ini berlangsung mulai tanggal 1 hingga 15 Agustus 2025. Adapun pendaftaran dibuka dari 14 hingga 31 Juli 2025 dengan pendaftaran dilakukan melalui WhatsApp ke nomor 0821-8364-9819.
Sesuai dengan temanya, peserta ditantang untuk membuat rangkaian bouquet yang dipadukan dengan nilai-nilai budaya lokal, mulai dari kuliner tradisional, pakaian adat, permainan tradisional, hingga alat musik khas daerah. Rangkaian harus dibungkus menggunakan berbagai teknik wrapping yang menarik, rapi, dan sesuai dengan estetika budaya yang diangkat.

Untuk keperluan penilaian, hasil karya berupa foto atau video cukup dikirim satu kali, dan wajib menampilkan pembuatnya atau orangya dalam satu frame. Selain itu, peserta harus mencantumkan nama akun Facebook dan alamat dalam kiriman yang dikirim ke admin Manfaat Qu.
Proses penilaian akan dilakukan oleh dewan juri dari berbagai bidang kreatif, yakni Diamond Florist, B.N.N Craft Yetni Leo John, Dawflorist Pakisaji, Manfaat Qu, Sun Craft Shree Sundari.

Kriteria penilaian meliputi teknik wrapping, keserasian, kerapian, keindahan visual, serta dukungan vote atau like terbanyak. Bahkan, peserta dengan jumlah like tertinggi akan berkesempatan lolos melalui jalur wild card di babak penyisihan.
Para pemenang akan memperoleh sertifikat dan uang tunai, sementara seluruh peserta yang belum berhasil menang tetap akan diberikan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas mereka.
Ketua penyelenggara, Manfaat Qu, menyampaikan bahwa challenge ini merupakan bentuk ajang kolaborasi budaya dan seni yang terbuka untuk semua kalangan.
“Challenge ini dibuka untuk umum dan dilakukan secara online agar bisa menjangkau crafter dari Sabang sampai Merauke. Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk mengadu skill dan ide kreatif dalam seni merangkai bunga yang sarat dengan nilai budaya,” ungkapnya.
Dengan menggabungkan seni, budaya, dan teknologi, event ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk karya kreatif yang unik dan berkelas.



