
Lombok Barat – Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan latihan menembak bersama sebagai bentuk silaturahmi dan peningkatan kemampuan personel di Lapangan Tembak Perbakin Rinjani Shooting Club, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan ini melibatkan personel Brimob Polda NTB, pengurus Perbakin Rinjani NTB, serta komunitas olahraga airsoftgun, dalam suasana akrab dan penuh keakraban. Turut hadir dalam kegiatan ini, Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho, S.I.K., M.Han., didampingi Wadansat Brimob Polda NTB AKBP Hariyanto, S.I.K.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Dwi Yanto menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan menembak, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat komunikasi serta memahami prosedur penggunaan senjata api secara profesional.
“Latihan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan kemampuan menembak, namun juga untuk memastikan setiap peserta memahami Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan senjata api dengan benar,” jelas Kombes Dwi Yanto.
Menurutnya, penguasaan SOP dan pengendalian diri adalah hal penting dalam menjaga profesionalisme, baik dalam tugas maupun dalam olahraga menembak.
Kegiatan ini juga melibatkan komunitas Black Wolf Airsoft Squad (BWAS) yang dibina langsung oleh Kompol Supriyono, salah satu perwira Brimob Polda NTB. Ia menekankan bahwa meskipun airsoft hanya replika, penggunaannya tetap harus mengikuti aturan.
“Airsoft adalah olahraga yang mengasah adrenalin dan strategi, namun penggunaannya harus sesuai peraturan. Semua unit airsoftgun wajib terdata dan digunakan di lokasi yang diperbolehkan, seperti lapangan tembak,” ujar Kompol Supriyono.
Kegiatan ini didukung penuh oleh para instruktur dari Perbakin NTB, yang berharap sinergi antara kepolisian, komunitas olahraga menembak, dan pecinta airsoft terus berkembang. Tujuannya adalah menciptakan aktivitas positif yang mendukung kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketangkasan.



