25.5 C
Mataram
Friday, May 22, 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar Kebon Roek dan Mandalika, Awasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Must read

Mataram, NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar tradisional utama Kota Mataram, Kamis (21/5/2026), guna memastikan stabilitas stok dan harga bahan pokok di tengah fluktuasi sejumlah komoditas pangan.

Sidak dilakukan di Pasar Kebon Roek, Ampenan dan Pasar Mandalika, Sandubaya, dengan melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Dinas Perdagangan NTB, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Perum Bulog Kanwil NTB, Bank Indonesia Perwakilan Mataram hingga Ditreskrimsus Polda NTB.

Tim gabungan memantau langsung kondisi pasokan dan harga bahan pokok di tingkat pedagang. Hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan pokok masyarakat masih dalam kondisi aman, meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol. FX Endriadi melalui Kasubdit I Indaksi Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Moh. Nasrullah mengatakan kenaikan terjadi pada beberapa merek beras premium dan gula pasir curah akibat meningkatnya permintaan pasar.

“Beberapa komoditas mengalami kenaikan karena tingginya permintaan, sementara yang lain turun akibat stok melimpah,” kata Nasrullah.

Meski demikian, Satgas Pangan NTB menilai kenaikan harga masih berada dalam batas wajar dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemerintah juga memastikan belum ditemukan indikasi kelangkaan bahan pokok maupun gangguan distribusi signifikan.

Di sisi lain, sejumlah komoditas tercatat mengalami penurunan harga, di antaranya cabai merah keriting, cabai rawit hijau, daging ayam, telur ayam ras, udang segar, kacang hijau dan tomat. Penurunan dipicu meningkatnya pasokan di pasar tradisional.

Menurut Satgas Pangan, perubahan harga relatif tipis dengan selisih berkisar Rp100 hingga Rp500 per kilogram.

Selain melakukan pemantauan harga, tim juga berdialog dengan pedagang terkait distribusi barang dan potensi hambatan pasokan yang dapat memicu gejolak harga di tingkat konsumen.

Sidak pasar ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dilakukan pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait, terutama untuk menjaga stabilitas pangan serta daya beli masyarakat menjelang periode rawan kenaikan harga kebutuhan pokok.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article