Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan pemukiman (Perkim) Kota Mataram Kemal Islam menargetkan pada tahun 2018 mendatang, sebanyak 886 rumah tidak layak huni (RTLH)  di kota mataram tuntas dengan dana bantuan hasil cukai tembakau (DBHCT) senilai  4,5 milyar rupiah.

 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan pemukiman (Perkim) Kota Mataram Kemal Islam menargetkan pada tahun 2018 mendatang, sebanyak 886 rumah tidak layak huni (RTLh)  di kota mataram tuntas dengan bantuan dana dari kemeterian PUPR untuk sekitar 250 unit rumah dan dana bantuan hasil cukai tembakau (DBHCT) senilai  4,5 milyar rupiah.

kemal menjelaskan data 886 RTLH diperoleh sejak tahun 2016 lalu, dan telah dituntaskan secara bertahap setiap tahunnya, sebanyak 276 unit pada tahun 2016, 250 unit pada tahun 2017, dan sisany akan dituntaskan dengan bantuan dari dua sumber dana tersebut.

“kita targetkan tahun 2018 nanti sebanyak 886 rumah tidak layak huni tersebut dapat tuntas, dari tahun 2016 kita sudah coba tuntaskan secara bertahap setiap tahunnya, pada 2016 lalu kita dapat bantuan 276, tahun ini 250, dan di tahun 2018 nanti kita dapaet bantuan lagi dari kementerian PUPR sekitar 250 dan dari dana DBHCT seniali 4,5 milyar.”

lebih lanjut kemal menjelaskan jika pihaknya juga memiliki program bantuan rumah masayarakat miskin dengan nilai bantuan 30 juta rupiah, dengan sistem pembangunan secara menyeluruh dengan tipe 2X4. Namun program tersebut diakuinya belum dapat tuntas tahun depan, karena membutuhkan bantuan anggaran yang lebih banyak, dimana hingga akhir 2017 rumah masyarakat miskin yang telah dibangun baru sekiat 150 unit.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here