Proses pembebasan lahan untuk pasar kebon roek yang nantinya akan dipindah menuju kebon talo sebagai pasar terintegrasi dipastikan akan rampung tahun ini, dimana untuk pembangunan fisiknya sendiri pemerintah kota telah mengusulkan anggaran sejumlah 54 milyar rupiah kepada kementerian perdagangan sejak tahun 2015 lalu.

 

Rencana penataan pasar kebon roek, yang wacananya akan dipindahkan menuju kebon talo untuk menuju pasar terintegrasi nampaknya mulai menunjukkan titik terang. Pasalnya berdasarkan keterangan dari kepala Badan keuangan daerah (BKD) Kota Mataram Syakirin Hukmi, Data dari Badan Keuangan Daerah (BKD) menunjukkan  ada sekitar 11 bidang lahan yang masih dalam proses pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), namun dirinya optimis pembebasan lahan tersebut dapat tuntas tahun ini mengingat pemerintah Kota telah mengalokasikan dana untuk pembebasan tersebut.

“kebon roek memang masih proses pembebasan lahan karena kan disitu sumber kemacetan. pembebasan lahannya insyaallah kita tuntaskan tahun ini, anggaran kita seperti memungkinkan disana berdasarkan perkiraan harga kemarin, semoga pembangunannya bisa di tahun 2018.”

Sementara itu, menyinggung proses pembangunan fisik, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Lalu Alwan Basri menjelaskan jika pemerintah kota telah mengusulkan anggaran sejumlah 54 milyar rupiah kepada kementerian perdagangan sejak tahun 2015 lalu namun hingga kini belum mendapat respon, hal tersebut dinilainya akibat keterkaitan dengan kesediaan anggaran di kementerian, termasuk ketersediaan lahan di daerah.  Sehingga jika nantinya lahan telah siap, baru akan dikirimnya lagi lapiran berupa kesiapan lahan di daerah untuk menyusul usulan awal tersebut.

“nanti kalo lahan sudah siap baru kita lampirkan lagi, untuk susul surat kita yang pertama dengan kesanggupan pemerintah daerah bahwa lahan sudah clean and clear, pembangunannya nanti bertahap,nanti disana akan terintegrasi dengan terminal, pengolahan sampah, dan tourism.”(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here