operasi zebra gatarin 2017 yang dilakukan mulai dari tanggal 1  sampai  14 november 2017 oleh satuan lalu lintas polres lombok barat,  berhasil menindak sebanyak 1815 kasus pelanggaran lalu lintas, seperti tidak adanya stnk, sim dan kelengkapan berkendara lainnnya.

 

Untuk menertibkan pengendara dalam berlalu lintas polres lombok barat telah melakukan operasi zebera gatarin 2017 mulai dari tanggal 1 sampai dengan 14 november 2017.

Dalam kurun waktu empat belas hari operasi zebra gatarin yang dilakukan  oleh jajaran satlantas polres lombok barat tersebut, setidaknya sekitar 1815 kasus pelanggaran lalu lintas berhasil ditindak atau ditilang,seperti tidak adanya stnk atau pajak kendaraan  yang sudah mati sebanyak 1428 kasus, tidak memiliki sim sebanyak 252 kasus,selain itu jajaran satlantas polres lombok barat juga menahan sejumlah kendaraan seperti kendaraan roda empat sebanyak sebanyak 30 unit dan rod dua sebanyak 107 unit.

Kepala satuan lalu lintas (kasatlantas) polres Lombok barat akbp panca warsa menyatakan, operasi zebra gatarin ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan edukasi dan efek jera kepada masyarakat yang masih belum tertib dalam berkendara, ia berharap kedepan semua masyarakat di kabupaten Lombok barat sadar dalam berkendara dengan melengkapi semua kelangkapan surat surat dan peralatan dalam berkendara, sehingga wilayah hukum Lombok barat menjadi salah salah satu wilayah hukum yang mendapat predikat pertama dalam ketertiban berllau lintas.

” Kami harapkan masyarakat sadar berlalu lintas,kedisiplinan dalam berlalu lintas itu yang utama ungkap panca”

Lebih lanjut panca menyatakan dari kurun waktu tanggal 1 sampai dengan 14 nivomber terdapat hanya satu kasus kecelakaan lalu lintas, sementara pada tahun lalu sebanyak 8 kasus.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here