Beberapa pekan terakhir wilayah Nusa Tenggara Barat NTB khususnya Kota Mataram mulai di guyur hujan, meski musim hujan ini dapat mengentaskan masalah kekeringan namun juga disertai dengan munculnya kasus penyakit demam berdarah.

Kepala Dinaskesehatan provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan memasuki musim penghujan dipastikan akan berbarengan dengan kasus demam berdarah (dbd) meski saat ini data yg dimilikinya belum meunjukkan angka kenaikan dari kasus dbd yang ditanganinya namun dipastikan akan mengalami peningkatan jika musim hujan terus berlanjut pasalnya dalam seminggu terakhir kasus dbd yg ditemukan di seluruh kabupaten/kota se ntb sebanyak 10 kasus.

lebih lanjut nurhandini menjelaskan, nyamuk jika sudah bertelur dan menunggu untuk menjadi  jentik nyamuk bisa bertahan hidup selama dua tahun meski tidak ada air sekalipun.

“ kita harus pikirkan jangan sampai nyamuk itu bertelur ya, karena kalau nyamuk itu bertelur dia kan butuh air untuk jadi jentik tetapi kalau sudah menjadi telur walaupun tidak ada air dia tetap bertahan hidup selama dua tahun, jadi misal dirumah anda ada nyamuk dan tidak bersih ngurasnya, telur nyamuk bersisa dia tidak ada air ya tidak mati juga yang kemudian datang air ya jadilah nyamuk demam berdarah yang siap nyerang kita”

Oleh sebab itu Nurhandini menghimbau kepada masyarakat untuk sadar akan pentingnya tiga M yakni mengukur, menutup dan menguras agar jentik jentik nyamuk tidak bersarang.(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here