Meski beberapa hari terakhir wilayah Nusa Tenggara Barat telah diguyur hujan akan tetapi status siaga darurat bencana kekeringan di wilayah NTB masih diberlakukan dimana hal tersebut diungkapkan oleh kepala badan penanggulangan bencana daerah, BPBD NTB, Muhammad Rum.

 

Wilayah Nusa Tenggara Barat telah di guyur hujan dalam beberapa hari terakhir ini, meski belum merata tapi hujan ini dinilai sebagai awal dari masuknya musim penghujan di wilayah NTB. dimana turunnya hujan ini juga dinilai lebih cepat dari perkiraan yang telah ditetapkan oleh badan meteorologi klimatologi dan geofisika, BMKG.
Meski demikian turunnya hujan ini nyatanya tidak berpengaruh untuk menuntaskan bencana kekeringan di wilayah NTB terutama bencana kekeringan yang sudah ditetapkan pada status siaga yakni  kabupaten bima, kota bima, kabupaten dompu, KSB, kabupaten lotim, kabupaten loteng dan kabupaten lombok barat.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh kepala Badan penanggulangan bencana daerah, BPBD NTB Muhammad rum. Ia menyebutkan hujan yang turun beberapa hari terakhir ini belum signifikan atau belum merata terjadi di wilayah NTB, oleh sebab itu ia bersama teamnya akan tetap mendropping air bersih ke sejumlah warga yang masih berstatus siaga darurat bencana kekeringan tersebut.

“….Kita kan memiliki sumur rata rata kedalamannya itu 4 sampai 8 meter dan hujan yang kemarin itu ya cukup sebagai penghilang debu akibat musim kemarau yang terjadi saja,  kalau air sumur kayaknya  belum bisa teriisi ungkap rum”.(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here