Dalam rangka menjaring bibit-bibit unggul daerah  di lingkungan pemuda dan pemudi yang memiliki minat untuk di didik menjadi anggota POLRI, pagi tadi Polres Mataram dan pemerintah Kota Mataram menandatangani nota kesepahaman tentang program kerjasama pembinaan dan pelatihan bagi calon peserta seleksi penerimaan POLRI tahun 2018 mendatang.

 

Dalam rangka menjaring bibit-bibit unggul daerah  di lingkungan pemuda dan pemudi yang memiliki minat untuk dididik mejadi anggota POLRI, pagi tadi Polres Mataram dan pemerintah Kota Mataram menandatangani nota kesepahaman tentang program kerjasama pembinaan dan pelatihan bagi calon peserta seleksi penerimaan POLRI tahun 2018 mendatang.

Kapolres Mataram AKBP. Muhammad dengan adanya MoU dapat mempersiapkan anak-anak putra daerah dengan lebih matang, sehingga saat pengumuman selesksi anggota polri di tahun yang akan datang, tidak ada lagi yang belum siap hingga menempuh jalan pintas , bahkan menurutnya persiapan untuk mengikuti seleksi calon anggota polri tidak dapat dilakukan secara instan, sehingga perlu dipersiapkan bertahun-tahun sbeelumnya, program pembinaan tersebut berlaku untuk semua tingkatan dan tanpa dibebankan biaya apapun.

“siapa aja yang berminat jadi anggota polri nanti kita data, baru dari data itu kita inventarisir untuk kita bina dan latih, jadi dari sekarang kita siapkan bibit unggulnya, kita tidak kenakan biaya. ini juga untuk menghilangkan stigma buruk masyaratak perihal persyaratan untuk bergabung menjadi anggota Polri dengan bantuan uang pelicin.”

Lebih lanjut dijelaskannya jika program tersebut tidak menjamin diterimanya calon anggota polri nantinya namun hanya sebatas upaya dari polres mataram untuk menjaring putra unggul daerah di Kota Mataram.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here