Warga kelurahan dasan sari dasan agung kota mataram dikejutkan dengan penemuan mayat anak laki laki berusia 5 tahun, korban ditemukan oleh para pekerja proyek pembangunan jembatan dasan agung di lokasi proyek pembangunan jembatan.

 

Para pekerja proyek pembangunan  jembatan yang ada di wilayah dasan agung dasan sari kota mataram terkejut. Hal tersebut dikarenakan ditemukannya mayat anak laki-laki yang diketahui berusia 5 tahun di lokasi proyek pembangunan jembatan dalam kondisi mengapung dikubangan proyek pembangunan jembatan, penemuan mayat anak laki laki ini baru diketahui sekitar jam 9;00 wita, dan diketahui hilang dari rumah sejak  hari minggu waktu ia bermain bersama teman teman sebayanya.

Salah seorang saksi mata, Bahri menjelaskan, mayat anak ini jatuh dalam kubangan air proyek pembnagunan jembatan dengan kedalaman dua meter, dirinya menilai si korban sempat terseret air saat bermain bersama teman temannya namun karena penuh dengan lumpur dan bahan bahan untuk pembangunan jembatan jadi ia sulit melepaskan diri sehingga nyawanya tidak tertolong .

” iya tadi kan ada orang kerja mereka pada lari semua saya tanya kenapa mereka bilang ada penemuan mayat di tengah kubangan air proyek yang dikerjakannya itu dan saya langsung yang angkat mayat anak itu, anak ini  iya  warga sini juga kemarin sempat dicari sama keluarganya tapi tidak ada yang nyari di pembangunan proyek itu karena ngga terpikir untuk ke tempat itu juga”

Sementara sang ibu kurniawati yang masih berduka sangat menyayangkan atas peristiwa yang merenggut nyawa anaknya ini, ia menuturkan proyek pembangunan jembatan yang dilakukan oleh  pemerintah  Kota Mataram ini terkesan main main pasalnya sama sekali tidak ada penjagaan dan pengawasan yang dilakukan,  sementara lokasi pembangunan jembatan tersebut ada ditengah perkampungan dan selalu ramai dengan anak anak yang bermain disekitarnya sehingga itu sangat berbahaya .

Sementara itu Wakil walikota Mataram Mohan roliskana menyayangkan kasus kematian anak di sekitar wilayah proyek pembangunan jembatan, dirinya berharap kontraktor meningkatkan fasilitas pengamanan di wilayah sekitar proyek baik dengan rambu rambu atau pengamanan lainnya terlebih area proyek dekat dengan pemukiman penduduk.

” Kita menyayangkan hal tersebut terjadi, pelaksana proyek harus meningkatkan pengamanan dengan rambu rambu atau pengaman lainya agar hal tersbut tidak terulang kembali terlebih lokasi proyek didekat pemukiman warga” (wn/el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here