Dinas Sosial Kota Mataram menyalurkan bantuan nontunai kepada puluhan asistensi sosial lanjut usia  terlantar (ASLUT) dan asistensi sosial penyandang disabilitas berat (ASPDB) di Kota mataram.

 

Dinas Sosial Kota Mataram menyalurkan bantuan nontunai kepada puluhan asistensi sosial lanjut usia  terlantar (ASLUT) dan asistensi sosial penyandang disabilitas berat (ASPDB) di Kota mataram.

Kepala Seksi Rehabilitasi Pelayanan Sosial Anak dan Usia Lanjut Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Leni Oktavia menjelaskan jika penyaluran bantuan kepada ASLUT dan ASPDB Kota mataram dulunya disalurkan secara tunai, kini harus dilakukan secaranontunai bekerjasama dengan pihak himbara sesuai dengan aturan dari kementerian sosial RI, penyalurannya melalui kartu seperti kartu combo rastra, dimana nilai bantuan ialah 200 ribu dalam 3 kali tahapan pertahunnya. tak dilepas begitu saja, pencairan bantuan dibantu oelh pendamping yang tersebar di seluruh kecamatan, dimana 1 orang pendamping mendampingi sekitar 8-15 orang.

“penyalurnya yang dulunanya bisa tunai, sekarang harus nontunai dan bekerjasama dengan pihak himbara sesuai aturan dari kementerian sosial RI,  nanti penyalurannya dengan kartu seperti kartu combo rastra, dimana masing- masing orang diberi batuan seniali 200 ribu rupiah yang terbagi dalam 3 tahap pertahunnya atau dalam 4 bulan sekali.

lebih lanjut, sistem penjaringan penerima bantuan tersebut dijelaskannya melalui pendataan dan kerjasama dengan puskesmas sejak tahun 2010, terlebih model pendataan dilakukan dengan daftar tunggu, sehingga penerima bantuan hanya akan berganti jika ada warga penerima manfaat yang meninggal dunia, atau pindah keluar daerah.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here