Dinas perdagangan Kota Mataram melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur takar timbang dan perlngkapannya (UTTP) di Stasiun Pengisian dan Pengiriman Elpiji Khusus (SPPEK) di kelurahan dasan cermen, kecamatan cakranegara, kota mataram.

 

Setelah menyasar sejumlah pasar tradisional kali ini  Dinas perdagangan Kota Mataram melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur takar timbang dan perelngkapannya (UTTP) di Stasiun Pengisian dan Pengiriman Elpiji Khusus (SPPEK) di kelurahan dasan cermen, kecamatan cakrnegara, kota mataram.

Kabid Metrologi Taufiqurrahman menjelaskan jika dinas peradagangan menrejunkan sekitar 5 orang personil yang terdiri dari 3 0orang penera dan 2 orang pengawas tera untuk melakukan pengawasan, disebutannyan jika pemerksaan tersebut  dilakukan sebagi bentuk perlindungan terhadap konsumen sekaligus penjaminan kepada konsumen khususnya masyarakat pengguna tabung gas elpiji dalam kehidupan sehari-hari, jika pengisian gas yang dilakukan sudah sesuai standar dan memiliki pengukuran yang sesuai dengan yang tertera dalam kemasan.

Sementara itu, taufiq menjelaskan jika alat yang mengalami kerusakan atau penyimpangan hasil pengukuran akan ditera ulang, dimana berdasarkan aturan yang berlaku, batas toleran penyimpangan untuk alat ukur di SPPEK ialan 1,5 %.Beruntung dari hasil pemeriksaan, tak  ditemukan adanya alat yang mengalami kerusakan atau penyimpangan hasil pengukuruan, bahkan nilai ukur pada alat tersebut berada diatas standar yang telah ditetapkan.

“sebelum adanya laporan dari masyarakat, jadi kita antisipasi dari sekarang, untuk memastika jumlah dari engisian tabung gas disisni sudah memnuhi standar yang berlaku, disini kan batas tolerannya 1,5 %, kalo lebih ya kita tera ulang.”(el)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here