Persoalan parkir masih mendapat atensi serius dari kalangan legislatif Kota Mataram.

 

Persoalan perparkiran masih mendapat atensi serius dari kalangan legislatif Kota Mataram, menurut sekretaris komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram Ismul Hidayat menilai jika selama ini Dinas perhubungan hanya sibuk beretorika tanpa ada aksi nyata.

Menurutnya, program pemerintah dalam menata perparkiran memang sudah cukup jelas dengan adanya karcis, dan penataan juru parkir (jukir), namun menurutnya hal tersebut tidak akan menunjukkan hasil optimal jika tanpa komitmen untuk terus mengawasi secara berkelanjutan.

”  saya kira programnya sudah jelas, ada karcis, ada penataan jukir. Tapi kalo pemerintah tidak ada komitmen, hanya janji akan ada tim tapi actionnya ga ada, saya kira ini hanya sekedar komitmen dalam tulisan tapi faktanya di lapangan kita tidak melihat ungkap ismul.

Sementara itu, Kepala Bidang Trantibum Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Mataram selaku OPD yang berwenang dalam penegakan Perda, menjelaskan jika SatpolPP bersama dinas terkait dalam hal ini Dinas perhubungan telah mensosialisasikan hal tersebut  tahun lalu, namun ketaatan para jukir diakuinya hanya bertahan selama seminggu. Untuk itu dalam waktu dekat, SatpolPP bersama Dinas Perhubungan, Polres, Satlantas, dan Polsek akan melakukan penindakan terhadap jukir nakal yang ada di kota mataram.

” itu nanti jadwalnya diatur sama dinas perhubungan, kita akan turun bersama dengan polres, satlantas, dengan polsek juga untuk melakukan penindakan terhadap jukir liar ini.(el) “

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here