Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (BAWASLU) NTB, menghimbau kepada masyarakat jika ada ditemukan tindak pidana yang menyangkut Pemilu, untuk langsung melaporkannya kepada BAWASLU bukan kepada pihak kepolisian.

 

Himbauan ini disampaikan Ketua BAWASLU NTB, M KHuwailid saat menggelar Sosialisasi sentra penegakan hukum terpadu (sentra gakkumdu) pada pemilihan gubernur, bupati dan walikota tahun 2018 serta pemilihan umum tahun 2019 Di Mataram.

Dirinya menilai, banyak dari masyarakat di NTB, yang kurang tahu harus melapor kepada siapa jika terjadi tindak pidana yang mneyangkut pemilu, sehingga banyak dari masyarakat tersebut kompak melaporkannya ke pihak yang berwajib (kepolisian) padahal yang semestinya harus dilaporkan ke BAWASLU.

“…soal banyaknya masyarakat yang melaporkan tindak pidana pemilu itu langsung ke kepolisian, ini yang harus tersampaikan, jadi kalau ada tindak pidana atau perbuatan pidana yang menyangkut, berhubungan atau terkait dengan pemilihan, laporan itu disampaikan ke Bawaslu….”

Lebih lnajut dirinya menyebut ada beberapa perbuatan yang bias menjurus ke tindak pidana pemilihan misalnya kampanye diluar jadwal,

‘’…kampanye diluar jadwal itu kan merupakan tindak pidana juga maka laporannya disampaikan ke bawaslu…”

Sementara bagi masyarakat yang sudah melapor ke Bawaslu, nanti pihaknya akan bersama sama menanganinya bersama sentra gakumdu, dimana sentra gakumdu ini terdiri dri pihak bawaslu sendiri, pihak kepolisian dan kejaksaan. (wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here