26.5 C
Mataram
Wednesday, April 22, 2026

RPJMDES 2025-2026, Desa Pengenjek Prioritaskan Pelatihan Digital Marketing

Must read

Lombok Tengah, NTB – Pemerintah Desa Pengenjek Kecamatan Jonggoat Kabupaten Lombok Tengah menggelar Musyawarah Desa atau Musdes Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa atau (RPJMDES 2025-2026) beberapa hari yang lalu.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung serbaguna desa setempat.

Dalam forum yang dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa BPD, perangkat desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat mendorong lahirnya anak-anak muda bertalenta dalam digital marketing.

Karena itu, Kepala Desa Pengenjek Khairudin akan meluncurkan program pelatihan digital marketing (PDM) pada tahun 2026 tahun depan.

Dalam pelatihan itu nantinya akan menggandeng praktisi digital marketing untuk mendorong para peserta agar memanfaatkan teknologi dan internet guna mengembangkan bisnis UMKM secara online maupun ofline.

Selain menuntaskan RPJMDES sebelumnya, Adapun beberapa poin-poin usulan pada RPJMDES tersebut yang akan menjadi prioritas diantaranya:
-Infrastruktur
Paningkatan kapasitas jalan usaha tani
-Pemberdayaan masyarakat
-Pelatihan dijital marketing dan lain-lainya.

“Online marketing begitu bagi Gen Z. yang Alhamdulillah di Dusun kita sudah menjadi tren di anak-anak muda dan juga hasil dampak positifnya sudah ada hasil. Sehingga desa akan coba melakukan itu kedepan di 2026 agar adek-adek kita bisa mengikuti langkah-langkah atau usaha lain agar generasi kita menjadi generasi yang siap berkompetisi di dunia yang serba online,” kata Kades Pengenjek Khairudin usai acara.

Lebih lanjut, dalam pelatihan itu nantinya para peserta akan diberikan pengetahuan dan bimbingan dalam dunia marketing.

“Nanti kita akan undangkan para ahli yang memiliki kemampuan dibidang digital marketing,” jelas Aeng panggilan akrabnya.

Selain itu ia menambahkan, pelatihan ini menjadi salah satu bagian untuk mempersiapkan generasi yang siap bersaing diflatpom digital, terlebih banyaknya anak-anak muda yang memanfaatkan media sosial untuk melakukan penjualan hasil karya-karya seni. Dirinya juga meminta agar anak-anak muda di desa setempat agar mempersiapkan diri dan mempertajam skil-skil yang dimiliki.

“Pengenjek ini sudah masuk sebagai desa bisnis. Kalau kita liat dari data kases permodelan perbankan desa pengenjek termasuk desa pengakses terbesar di kecamatan Jonggoat, Sehingga usaha -usaha sekarang itu perlu kita moderenisasi menggunakan medsos untuk meningkatkan hasil jul,” tutupnya.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article