Dalam rangka menyukseskan pemasangan tapping box yang direncanakan akan dilakukan pada awal november mendatang, pagi tadi badan keuangan daerah (BKD) Kota Mataram menggelar sosialisasi final terkait pemasangan alat pengawas pajak tersebut, yang diikuti sekitar 53 wajib pajak, hotel, restoran, dan parkir di  Kota mataram.

 

Dalam rangka menyukseskan pemasangan tapping box yang direncanakan akan dilakukan pada awal november mendatang, pagi tadi badan keuangan daerah (BKD) Kota Mataram menggelar sosialisasi final terkait pemasangan alat pengawas pajak tersebut, yang diikuti sekitar 53 wajib pajak, hotel, restoran, dan parkr di  Kota mataram.

Kasubid Penagihan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram Ahmad Amrin menjelaskan jika  Pemasangan tersebut dimaksudkan untuk mendukung transparansi perolehan pajak, termasuk untuk membantu meminimalisir kebocoran retribusi akibat kecurangan oknum tertentu. Dimana sebelum sosialisasi tersebut, BKD juga telah menempuh sejumlah langkah seperti pendataan potensi, kelayakan pemasangan, hingga review pemasangan alat.

Sementara terkait perlu adanya persetujuan dari wajib pajak terkait atas pemasangan tappin box tersebut, ditegaskannya jika hal tersebut telah menjadi kewajiban karena telah diatur dalam peraturan walikota, sehinnga tanpa ada persetujuan pun alat tetap dapat dipasang.

”  inikan kita pasang sebagi bentuk transparansi, termasuk untuk meningkatkan pendapatan kita di daerah dari sektor pajak hotel,restoran, dan parkir, jadi sebelum kita pasang kita sosialisasi dulu kepa da wajib pajakanya, disini juga hadirkan langsung vendornya agar wajib pajak dapat lebih paham terkait mekanisme pemasangan alat ini.”

Lebih lanjut, amrin menjelaskan jika pemasangan alat tersebut menjadi salah satu alat pengawas perolehan pajak daerah, dimana upaya lain untuk mencapai target pajak daerah seperti uji petik, pemeriksaan, dan operasi silent akan tetap dilakukan.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here