Wakil Walikota mataram Mohan Roliskana memastikan jika proyek revitalisasi pantai ampenan dapat rampung tepat waktu, yakni hingga akhir desember nanti, dimana menurutnya pengerjaan saat ini telah menunjukkan progres yang cukup baik.

 

Wakil walikota mataram mohan roliskana pagi tadi meninjau langsung proyek revitalisasi pantai ampenan yang saat ini tengah berlangsung, pasalnya proyek yang menelan anggaran hingga 1,2 milayar rupiah yang masing masing bersumber dari dinas perdagangan provinsi ntb senilai 500 juta dan dinas pariwisasta provinsi ntb senilai 700 juta rupiah tersebut disinyalir tidak dapat rapmpung tepat waktu atau molor mengingat rendahnya realisasi fisik yang hingga kini masih berupa bangunan dasar lapak.

 

Wakil Walikota mataram Mohan Roliskana memastikan jika proyek revitalisasi pantai ampenan dapat rampung tepat waktu, yakni hinggaakhir desember nanti, dimana menurut hasil komunikasinya dengan pemerintah provinsi ntb dan kontraktor pengerjaan saat ini telah menunjukkan progres yang cukup baik, beban pengerjaan berada pada pembuatan bagian atap, bagian tersebut diketahui tidak dikerjakan di lokasi namun di tempat lain, dan dikabarkan sudah rampung 80% dan siap di pasang saat pembangunan bagian dasar rampung.

 

“tidak ada masalah, semuanya berjalan sesuai harapan, pedagang juga koorporatif, proyek ini kan sudah di deadlin pada 17 desember , saya pikir pasti rampunglah, dari pihak provinsi selaku pelaksana juga sudah menjamin.”

 

Lebih lanjut, selain proyek rth dan lapak pkl di pantai ampenan juga berlangsung pembangunan anjungan, toilet dan kapal 2 dimensi yang merupakan proyek milik dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kota Mataram. Dimana menurut penuturan kepala dinasnya, ketiga proyek tersebut realisasi fisiknya sudah diatas 50 % bahkan mencapai 80 %.

 

“untuk anjungan ini sudah 80 % tinggal finishing, tailet sudah 70 %, dan miniatur kapal sudah 50 %, akhir desember nanti pasti rampung.”(el)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here