Perlunya mengedukasi masyarakat atas pengetahuan tentang obat dan pengobatan yang baik serta memberikan akses pengobatan yg murah, dimana kedua hal tersebut dinilai dapat mewujudkan masyarakat lebih mandiri dalam mengobati penyakit serta dapat menangkal iklan iklan obat tradisional dan suplemen kesehatan yg tidak sesuai dgn ketentuan. hal tersebut langsung ditegaskan oleh wakil gubernur ntb, muhammad amin dalam acara sosialisasi ketentuan persyaratan  iklan obat tradisional dan suplemen kesehatan dimataram.

 

Wakil Gubernur NTB, Muhammad amin mengajak seluruh lapisan masyarakat  untuk tidak mudah percaya dengan iklan obat dan suplemen yg disampaikan dengan cara melebih lebihkan tanpa disertai petunjuk dan aturan pemakaian yg jelas.

Terlebih lagi iklan tersebut disampaikan melalui media sosial yg dibumbui dengan testimoni hoax. Dimana iklan seperti itu dinilai memiliki resiko yg menyesatkan masyarakat, khususnya yg belum memiliki pngetahuan tentang obat obatan tradisional.

Himbauan ini wagub sampaikan  dalam acara sosialisasi ketentuan persyaratan iklan obat tradisional dan suplemen  kesehatan yg diselenggarakan oleh balai besar pengawas obat dan makanan badan pom mataram kemarin.

Wagub juga mengingatkan bahwa iklan sebagai salah satu bentuk informasi awal yang seringkali menjadi penentu keputusan masyarakat untuk mengkonsumsi obat maupun suplemen kesehatan. sehingga, kesalahan penyampaian pesan dalam iklan dapat berakibat fatal bagi masyarakat.

” mengatasi kesalahan penyampaian iklan, sangat dibutuhkan upaya penegakan hukum atau pemberian sanksi untuk memberikan efek jera, untuk itu dibutuhkan penanganan yang holistik serta komitmen semua pihak seperti badan pom, kpid dan instansi terkait lainnya  ujarnya”(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here