Tarif keberangkatan Ibadah haji menuju tanah suci mekkah untuk tahun ini diperkirakan naik, sebesar Rp200.000, yakni yang sebelumnya dengan tariff normal Rp35.700.000 kini mencapai Rp35.900.000an bahkan lebih.

 

Biaya  ongkos ibadah haji diindonesia memang relative mahal, tahun lalu pemerintah mematok harga Rp34.9 juta, harga ini naik sebesar Rp 249rb dari tahun 2016, dimana harga avtur dan nilai tukar rupiah menjadi penentu utama besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji,

Berdasarkan keterangan kepala Seksi pendaftaran dan pembatalan haji Reguler kemenag RI Kasmi menjelaskan, untuk tarif kenaikan ibadah haji di tahun ini sebesar 200 ribu rupiah dimana sebelumnya berkisar 35,7juta kini menjadi 35,9jt akan tetapi hal ini tergantung dari jarak yang ditempuh,

Kasmi menyebutkan provinsi aceh merupakan wilayah yang jaraknya paling dekat dengan tanah suci makkah sehingga biayanya masih berkisar 34 jt sekian, sementara di NTB sendiri saat ini sudah mencapai 35,9jt.

Lebih lanjut kasmi menambahkan untuk jamaah haji yang sudah menyetor terlebih dahulu, ia haya akan menambah dari selisih biaya yang masih kurang, dan bagi yang menyetor pada tahun ini melaui haji regular dipastikan akan mendapatkan jadwal pemberangkatan sekitar 25 tahun yang akan datang dengan biaya yang telah ditetapkan di atas, sementara bagi haji khusus akan diberangkatkan lebih awal yakni menunggu selama 6t ahun dengan biaya 126juta.(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here