Suhaili Nyoblos Di TPS 07 Praya,Ahyar Nyoblos Di TPS 08 Dasan Agung

0
46

Dua calon Gubernur NTB Mencoblos di masing masing TPS di wilayahnya dengan di dampingi istri dan anaknya.

Inilah hari yang ditunggu tunggu masyarakat di seluruh NTB, dimana pada rabu 27 juni 2018 masyarakat menyalurkan hak pilihnya untuk memilih salah satu  dari empat calon gubernur dan wakil gubernur untuk menjadi orang nomor 1 di provinsi NTB.

Sementara calon gubernur nomor urut satu yakni Hm suhaili ft mencoblos di tps 07 kampung jawa kelurahan praya lombok tengah.  ia datang bersama istri dan anaknya sekitar pukul 10.00 wita dan langsung masuk ke tps dan mengambil surat suara yang telah disiapkan.

Suhaili ft menyampaikan, sebagai warga negara indonesia pihaknya bersyukur dapat ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi  lima tahunan ini dan memilih pemimpin yang dapat membawa NTB  lebih baik kedepan.

Selain itu pihaknya juga akan tetap menerima apapun hasil dari pemilu ini, karena ini merupakan pilihan terbaik dari masyarakat NTB.

” Siapapun yang dikaruniakan oleh Allah SWT untuk memimpin daerah ini, itu adalah pemimpin kita yang terbaik untuk Nusa Tenggara Barat ungkap calon gubernur yang akrab disapa uhel ”

Sementara itu calon Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor urut dua, Ahyar abduh menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Gubernur (pilgub) 2018 di TPS 08 dasan agung Kota Mataram, dengan didampingi sang istri sekitar pkul 07.00 wita.

Ahyar berharap seluruh warga nusa tenggara barat dapat menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga negara yang baik untuk memilih Gubernur ataupun wakil Gubernur NTB, hal tersebut dinilai penting demi kemajuan Nusa Tenggara Barat dalam 5 tahun kedepan, meski memiliki perbedaan dalam hal pandangan maupun pilihan ahyar berharap masyarakat tetap mampu menjaga semangat kebersamaan dan persatuan, dirinyapun menyatakan dengan tegas prinsip siap menang dan dan siap kalah.

” Kami harapakan masyarakat datang ke TPS TPS untuk memeberikah hak suaranya memilih calon gubernur dan wakil gubernur ,karna ini adalah penting untuk kelanjutan pembangunan di Nusa Tenggara Barat ini ungkap Ahyar”. (aw/el/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here