Perayaan perang ketupat di kabupaten Lombok barat sudah menjadi  event pariwisata yang digelar setiap tahun, namun dibalik perayaan yang begitu meriah, terdapat semacam kepercayaan ditengah masyarakat Lombok barat, bahwa ketupat yang digunakan pada saat perang topat memiliki hasiat sebagai penyubur tumbuh tumbuhan.

 

Perang topat yang dilaksanakan oleh dua agama yang berebeda yakni agama hindu dan islam yang di pusatkan di pure lingsar kabupaten Lombok barat menjadi perekat dan pencipta tolerabnsi antar umat beragama di kabupaten patut patu pacu, bahkan perang topat sudah dijadikan menjadi event pariwisata yang digelar s etiap tahunnya dan mendatangkan wisatwan tidak hanya local melainkan juga wisatawan mancanegera.

Namun siapa sangka dibalik kemeriahan perang ketupat ternyata ditengah masyarakat dilombok barat meyakini bahwa topat yang digunakan berperaang saat perayaan perang topat memiliki kelebihan sebagai penyubur tanam tanaman,

Seperti yang diutarakan oleh salah satu warga dari lingsar , ia menyatakan ketupat yang digunakan dalam perang topat ia bawa pulang sebagai pupuk tumbuh tumbuhan yang ia tanam, seperti mangga,manggis dan padi, ia meyakini topat tersebut dapat menyuburkan tanaman yang ia tanam bahkan topat tersebut juga memiliki kelebihan dapat membuat buah buahaan terasa lebih manis dan semakin lebat.

Lukman mengaku ia selalu hadir dalam setiap perayaan perang topat yang digelar oleh pemerintah kabupaten Lombok barat.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here