Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kota Mataram berhasil meringkus delapan orang anak punk di simpang empat dasan cermen, dari delapan orang yang diamankan, lima orang diantaranya berasal dari pulau jawa, dan tiga sisanya dari Lombok.

 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kota Mataram berhasil meringkus delapan orang anak punk di simpang empat dasan cermen, dari delapan orang yang diamankan, lima orang diantaranya berasal dari pulau jawa, dan tiga sisanya dari Lombok.

Kepala satuan polisi pamong praja (kasatpol pp) Kota Mataram Chaerul Anwar menjelaskan jika proses penangkapan tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dengan petugas, namun untungnya petugas dapat sigap membekuk delapan orang anak punk yang dalam beberapa hari terakhir meresahkan warga. Chaerul menjelasakan penertiban tersebut tidak lepas dari bantuan masyarakat yang aktif melakukan pelaporan, lebih lanjut anak-anak punk yang mengaku hanya sekedar berlibur di gili tersebut akan diserhakan kepada dinas sosial untuk ditangani lebih lanjut.

” penangkapan kita lakukan sekitar jam 11, yang jelas ini kita tertibkan karena masyarakat kita masih belum dapat menrima kehadiran mereka karena dianggap mengganggu keamanan, ketertiban dan ketentraman umum, ini kita tangkap di satu tempat nanti akan kita introgasi buat cari anak punk lainnya, nanti kita serahkan ke dinas sosial, kita tidak tahu apa mau dipulangkan atau gimana, nanti semoga mereka bisa di bina lebih lanjut terutama untuk yang dari mataram ini.”

Lebih lanjut chaerul menegaskan jika pihaknya akan terus melakukan penyisiran di setiap titik kota untuk memantau keberadaan para anak punk lain yang mungkin masih berkeliaran di Mataram.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here