Sekretaris daerah (Sekda ) Kota Mataram Effendy Eko saswito menyebutkan jika Pemerintah Kota Mataram berencana  akan kembali menggelar mutasi tahun ini, dimana  Pemkot telah mengirimkan surat izin pelaksanaan mutasi kepada menteri dalam negeri agar tidak menyalahi regulasi, mengingat dalam waktu dekat juga akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

 

Sekretaris daerah (Sekda ) Kota Mataram Effendy Eko saswito menyebutkan jika Pemerintah Kota Mataram berencana  akan kembali menggelar mutasi tahun ini, dimana  Pemkot telah mengirimkan surat izin pelaksanaan mutasi kepada menteri dalam negeri agar tidak menyalahi regulasi, mengingat dalam waktu dekat juga akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.

 

Effendy yang juga menjabat sebagai ketua badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) Kota Mataram tersebut  menjelaskan jika sembari menunggu jawaban dari Mendagri, Baperjakat tetap melaksanakan tahapan dan persiapan untuk kegiatan mutasi, dimana saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan sumber daya manusia (SDM) yang akan menduduki jabatan akibat adanya pergeseran jabatan.

Lebih lanjut waktu pelaksanaan mutasi yang direncanakan bersamana dengan pelantikan dua jabatan eselon II yang kosong akibat kepala dinasnya yang meninggal di dukcapil, dan karena masuk masa pensiun di dinas sosial sangat bergantung pada kebijakan kepala daerah.

“kalau walikota menginstruksikan untuk mutasi hari ini ya kita laksanakan, mau hari ini, bulan ini, atau bulan depan,  jadi tergantung kebijakan walikota, kalau untuk pengisian di eselon II tentu melalui proses pansel, sekarang kita sedang melakukan pemetaan SDM untuk mengisi jabatan akibat pergeseran.”

Lebih lanjut Effendy membantah dengan tegas adanya isu jual beli jabatan dengan nominal 50 juta rupiah perjabatan yang belakangan ini beredar.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here