Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura menyatakan jika pembangunan miniatur kapal pada bekas besi dermaga yang hingga saat ini masih terpancang di ex-pelabuhan ampenan masih menungggu pengesahan APBD perubahan.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura menyatakan jika pembangunan miniatur kapal pada bekas besi dermaga yang hingga saat ini masih terpancang di ex-pelabuhan ampenan masih menungggu pengesahan APBD perubahan.

Mahmuddin Tura,menjelaskan jika  pembuatan miniatur kapal tersebut merupakan bagian dari revitalisasi eks-pelabuhan ampenan yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan untuk RTH sedangkan pembangunan lapaknya masih dalam proses tender di pemerintah provinsi .Pembuatan miniatur  sendiri, diakuinya akan menggunakan bahan fiber atau besi galvanis, yang nantinya juga akan dilengkapi dengan sejumlah ornamen penghias untuk mempercantik miniatur kapal yang akan dibuat dalam dua dimensi tersebut.

“saat ini masih dalam proses tender untuk lapaknya, dan untuk RTH kan lokasinya di bekas lapak itu, sudah dirobohkan dan sekarang sedang dalam proses pengerjaan. Untuk PU sendiri bertanggung jawab pada pembuatan toilet dan miniatur kapal, tapi itu kita masih tunggu pengesahan APBD perubahan sebagi sumber anggarannya.”

Sementara itu, pembuatan miniatur bertujuan untuk memberi identitas jika di eks-pelabuhan Ampenan  dulunya merupakan bekas pelabuhan yang cukup tersohor.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here