Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid terus dikunjungi oleh Tokoh tokoh Nasional. Setelah sebelumnya dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Hari ini Sabtu, 20 November 2021, Bupati Fauzan kembali didatangi oleh salah seorang tokoh nasional. Kali ini Bupati Fauzan dikunjungi oleh Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada Indonesia). Kedatangan Ganjar Pranowo ke Lombok, Selain untuk bertemu dengan Bupati Fauzan, juga untuk menonton secara langsung gelaran World Superbike di Sirkuit Mandalika lombok. “Setelah dari pak Bupati, saya ke mandalika untuk menonton WSBK”

Dalam kunjungan tersebut Ganjar Pranowo disambut dengan hangat oleh Fauzan Khalid Bupati Lombok Barat. Kunjungan tokoh nasional ini dirangkai dengan talkshow yang bertajuk Ganjar jadi Penyiar, Sukses Muda, Jangan Tunggu Tua menghadirkan Ganjar Pranowo sebagai penyiar tamu bersama sejumlah narasumber diantaranya Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Dua Pemuda Inspiratif dari Lombok Barat antara lain Dodi Ari Wibowo sebagai Perancang Roasting Coffe Berbasis android dan Munajab sebagai Inisiator Wisata Kuliner Tanjung Bias.

Ganjar Pranowo berbincang santai dan akrab dengan Bupati Fauzan. Pada kesempatan itu Ganjar menanyakan langsung tentang Bumbu Sasak dan Kopi Lombok kepada Bupati Fauzan. Ganjar Pranowo sangat penasaran dengan racikan bumbu Sasak yang memanjakan lidah. “Bumbu sasak menjadi khas dan daya tarik kuliner Lombok Barat, tadi saya sudah makan pelecing dan ayam taliwang rasanya luar biasa apalagi bumbunya” ujarnya.

Selain itu Ganjar juga mengupas lebih dalam tentang Kopi Lombok Barat. Ia mengatakan antara kuliner dan kopi tentu tidak bisa terpisahkan karena saling melengkapi. Karenanya kopi ini menjadi bagian penting dalam wisata kuliner. Ia menanyakan tentang jenis kopi yang ditanam di Lombok Barat apalah robusta atau arabika. Selain itu ia juga memperdalam tentang cita rasa kopi Lombok Barat. “Kopi menjadi bagian penting dalam wisata kuliner karena penyajian dan pengolahan kopi juga sebenarnya bisa menjadi atraksi pariwisata” ujarnya. (Hum/Let)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here