Setelah dilaunching secara resmi, wakil walikota Mataram Mohan Roliskana berharap kampung wisata kreasi sampah terpadu (Kawis Krisant)  dapat menjadi salah satu icon wisata kota, dan dapat diadopsi daerah-daerah lain guna mengedukasi masyarakat atas pentingnya kebersihan lingkungan termasuk untuk meminimalisir kekumuhan kota mataram.

 

Wakil Walikota Mataram, Mohan Roliskana secara resmi melaunching kampung wisata kreasi sampah terpadu (Kawis Krisant) di lingkungan Selaparang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram .

Dalam sambutannya Mohan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan kawis krisant, dirinyapun berharap berharap kampung wisata kreasi sampah terpadu (Kawis Krisant)  dapat menjadi salah satu icon wisata kota, dan dapat diadopsi daerah-daerah lain guna mengedukasi masyarakat atas pentingnya kebersihan lingkungan termasuk untuk meminimalisir kekumuhan kota mataram.

“saya memberikan apresiasi khusus kepada seluruh pihak yang terlibat, baik itu dari PLN yang turut mendukung baik secara fiskal maupun pembinaan, dan ibu aisyah selaku penggagas kawis krisant ini, termasuk seluruh tokoh masyarakat dan warga atas sinerginya memiliki komitmen untuk terus maju. ternyata tidak hanya populer di mataram, tapi banyak wisatawan dari luar, dan menjadi sesuatu yang iconik di kota mataram, dan saya berharap ini bisa ditularkan di tempat-tempat lain”.

Lebih lanjut Mohan menilai Kawis Krisant menjadi salah satu jawaban atas problematika yang selama ini dihadapi Kota Mataram, terutama bagi wilayah yang berada di daerah aliran sungai (DAS) dan hilir seperti di ampenan, mengingat konsep pengembangannya yang memanfaatkan sampah plastik menjadi berbagai kreasi yang unik dan bermanfaat.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here