Kepala desa di kabupaten lombok barat tak cukup bernyali untuk merubah data penerima beras sejahtera (rastra), pasalanya mereka takut dengan perubahan tersebut akan terjadi gejolak ditengah masyarakat.

Tidak sesuainya jumlah kemiskinan dangan penerima rastra menjadi persolan ditengah masyarakat, pemerintah daerah sudah mewanti wanti agar kepala desa kembali melakukan pendataan sesuai dengan data yang diberikan oleh badan pusat statistik (BPS).

Namun nampaknya kepala desa tak punya nyali untuk merubah hal tersebut, padahal kepala dinas sosial kabupaten lombok barat telah berulang kali menghimbau kepala desa untuk memperbaharui data tersebut, bahkan dinas sosial Lombok barat juga pernah mengumpulkan semua kepala desa sekabupaten lombok barat untuk melakukan perubahan, namun langkah tersebut tak membuahkan hasil.

Kepala dinas sosial Lombok barat ambarwati menegaskan dinas tak bisa berbuat apa apa jika kepala desa yang telah diberikan akses untuk untuk melakukan pendataan tak berani untuk merubahnya.

” Sekarang harus ada ketegasan dari desa untuk merubah data tersebut,kalo pemerintah daerah mengeluarkan dana tapi tidak ada ketegasan dari desa untuk merubah data penerima rasta ya mau gimana ungkap ambarwati”(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here