Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Barat menjamin jika ketersediaan stok kebutuhan pokok untuk menyambut natal dan tahun baru aman, sementara untuk menekan lonjakan harga, Bulog telah menggelar operasi pasar pada sekitar 52 titik hingga 31 desember mendatang.

 

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Barat menjamin jika ketersediaan stok kebutuhan pokok untuk menyambut natal dan tahun baru aman, sementara untuk menekan lonjakan harga, Bulog telah menggelar operasi pasar pada sekitar 52 titik hingga 31 dsember mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) NTB H Achmad Ma’mun, menurutnya stok kebuthan poko relatif man hingga empat bulan kedepan, dengan stok bersa sebesar 30 ton. seementara kegiatan Op yang dihajatkan untuk menekan lonjakan harga diakuinya dapat diperpanjang sesuai kebutuhan masyarakat, selain menggelar OP pihaknya juga telah membuka sekitar 11 rumah pangan kita (RPK) yang menjual bahan pangan dengan harga yang relatif lebih murah.

“intinya untuk menyambut natal dan tahun baru kita sudah aman, terutama beras karena kita punya stok sekitar 30 ton yang saya kira cukup hingga bulan april, untuk mengantisipasi lonjakan harga kita sudah gelar operasi pasar pada 52  titik seperti  pasar seperti kebon roek, cakranegara, mandalika, dan pasar sindu.

Lebih lanjut diketahui hingga kini harga bahan pokok dinilainya masih cukup stabil dimana bersa masih berkisar anatar 9,500-10.000/kg, gula pasir berkisar pada harga 12.500/kg, da minyak goreng senilai 10.500-15.000/kgnya.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here