Sebanyak 15 siswa dari SDN 2 Mantang pusing akibat menghisap cairan rokok elektrik yang disinyalir memiliki efek seperti narkoba. akibatnya, ke 15 siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.

 

Sebanyak 15 siswa dari SDN 2 Mantang Kecamatan Batukliang Lombok tengah, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit akibat menghisap cairan rokok elektrik yang disinyalir mempunyai efek seperti narkoba.

Hingga kini belum diketahui dari mana siswa tersebut mendapatkan rokok elektrik beserta cairannya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok tengah, Omdah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penanganan medis sudah diberikan terhadap korban yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut. selain itu pihaknya belum mengetahui kandungan apa yang terkandung dalam cairan rokok elektrik tersebut sehingga mengakibatkan beberapa siswa tersebut mengalami pusing (teler)

“kita akan menelusuri dimana anak-anak tersebut mendapatkan barang tersebut ( rokok elektrik), kita juga belum mengetahui apakah ada unsur narkoba didalamnya atau tidak ungkap Omdah.”

Selain itu pihaknya akan melakukan uji laboratorium terkait asap rokok elektrik yang mengakibatkan 15 siswa sekolah dasar tersebut teler, dan uji laboratorium tersebut akan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan dinas kesehatan Provinsi NTB untuk mengetahui kandungan  yang terdapat dalam cairan rokok elektrik tersebut.(aw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here