Metode survei yang di lakukan oleh lembaga survei pada pilkada lombok barat menjadi pertanyaan. Mengingat data yang di sodorkan cukup berbeda antar lembaga survei terlebih dengan munculnya survei yang mengunggulkan incubmen dalam pilkada lobar 2018 mendatang.

 

Bupati  petahana Kabupaten Lombok barat Fauzan khalid diunggulkan dalam hasil Survei Saiful mujani research and consulting (SMRC) jelang Pilkada 2018 mendatang.

Keunggulan hasil survei petahana tersebut diklaim merupakan hasil riset survei  yang dihasilkan SMRC secara langsung ke tengah masyarakat Lombok barat terkait dengan kandidat yang berpeluang memenangkan pilkada 2018 mendatang.

Direktur eksekutif SMRC Djayadi hanan  mengakui jika keunggulan petahana Fauzan khalid dari hasil survei dikarenakan dari beberapa indikator , antara lain baik dari bidang pemerintahan, ekonomi politik serta infrastruktur yang cukup memberikan andil terhadap persepsi masyarakat dalam memilih pemimpin.

” Dominasi calon petahana memang bukan sesutu yang mengejutkan, karena petahana dinilai cukup positif oleh masyarakat dari segi pemerintahan, 50 persen masyarakat menilai jalannya pemerintahan cukup baik hanya 6 persen yang menyatakan pemerintahan berjalan buruk yang lainnya menilai sedang dan itu artinya nilainya positif ungkap Djayadi”

 

Sementara itu Hadi sulton salah satu bakal calon yang akan maju dalam perhelatan Pilkada Lombok barat  2018 mendatang  tak ingin memperdebatkan munculnya hasil survei SMRC tersebut  yang mengunggulkan petahana.

Dirinya menilai jika hasil survei tersebut menjadi hal yang positif bagi kandidat yang akan maju dalam perhelatan Pilkada untuk lebih semangat menaikkan elektabilitas. Selain itu dirinya juga menyinggung terkait metode survei yang di lakukan oleh lembaga survei SMRC, karena dari beberapa hasil survei beberapa lembaga  terjadi perbedaan hasil.

 

” Sekali lagi saya tidak ingin berdebat terkait hasil rilis survei  kemarin akan tetapi dari beberapa lembaga survei yang  sudah saya dapat dan lihat kenapa hasilnya semua berbeda dan tidak sama, saya tidak mengetahui mana yang paling benar dan paling falid padahal ada beberapa lembaga survei  yang sudah turun disini seperti Polmark,LSI dan SMRC tapi hasilnya berbada apakah metode yang di lakukan ketiga lembaga survei  ini berbeda apa bagaimana ungkap sulthon”.(pc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here