Komisi pemilihan Umum (KPU) NTB sebagai penyelenggara pemilu kembali melakukan sosialisasi dengan sasaran tokoh agama (toga) tokoh masyarakat (toma) organisasi masyarakat (ormas) penyandang disabilitas serta pemilih pemula. Dimana tujuan sosialisasi tersebut Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilihan gubernur dan wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Trnggara barat (NTB) 2018 mendatang.

 

Komisioner  KPU NTB Divisi Sosialisasi, partisipasi dan SDM, Yen Marli mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat pada pilkada 2014 lalu sekitar 76 persen, dimana menurutnya untuk meningkatkan partisipasi masyarkat diperlukan kerjasama semua pihak untuk mealkukan sosialisasi dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Dirinya menjelaskan nantinya KPU NTB akan melakukan sosialisasi yang dikategorikan dalam beberapa segmentasi  yaitu pada segmen pemilih pemula, segmen pemilih gender, segmen pemilih agama dan segmen pemilih penyandang disabilitas karena dinilai masih banyak terdapat pemilih pemula..

Sementara  ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori menjelaskan maksud dilaksanaknnya silaturrahmi dalam bentuk sosialisasi tersebut di karenakan KPU NTB ingin mendapat masukan, kritikan  dan saran terlebih perhelatan pilgub sudah diambang pintu.

“kami merasa bahwa gawe besar ini bukanlah hanya menjadi milik kami sebagai penyelenggara saja, tapi juga milik bapak ibu semu, jadi kami mohon masukan serta sarannya” (wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here