Usai menggerebek rumah penadah, polres lombok tengah berhasil mengamankan sebanyak 23 unit kendaraan roda dua yang disinyalir merupakan motor hasil pencurian.

 

Baru seminggu merasakan tahun baru 2018, Polres lombok tengah membuat heboh masyarakat dimana kepolisian berhasil mengungkap 23 motor yang disinyalir hasil curian, dari 8 tersangka yang dibekuk saat penggerbekan dirumah pelaku di desa beleka, kecamatan praya timur, lombok tengah

Diketahui 23 motor ini merupakan hasil jarahan sebuah sindikat pelaku curanmor dan penadahan selama tahun 2017. tempat kejadian perkaranya pun berbeda yakni ada yang diambil di wilayah lombok timur, mataram dan di lombok tengah sendiri.

sementara pelaku yang mendalangi pencurian dalam jumlah besar ini juga melibatkan anak-anak yang umurnya bahkan belum ada yang mencapai 30 tahun. mereka adalah sd 21 rs 21 rn 17 sb 25 mr 18 dan bahkan ada yang baru menginjak usia 16 tahun inisial mh.

di usianya yang masih muda mh sudah berhasil mengumpulkan 5 unit sepeda motor setelah kerap kali beraksi dengan kakaknya rs. motor targetnyapun bisa terbilang motor kelas atas seperti kawasaki tracker dan rx king.

“mereka akan kami jerat dengan pasal 363 dan 480, namun itu hanya berlaku untuk pelaku yang memiliki umur 18 ke atas. khusus untuk mh, biasanya diberlakukan undang-undang perlindungan anak. tapi kami masih perlu mempelajari kasusnya.”

tidak puas dengan 23 unit motor, polres loteng berjanji akan menggali informasi mengenai sindikat lain yang masih ada kaitannya dengan sindikat yang sudah tertangkap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here