Meski sempat tertunda, Festival Mataram yang merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram dipastikan akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 Oktober mendatang, bersamaan dengan Festival Tradisi Lisan.

 

Meski sempat tertunda dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, Penyelenggaraan event Festival Mataram yang merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota mataram dipastikan akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 Oktober mendatang, bersamaan dengan Festival Tradisi Lisan.

Hal tersebut diungkapakn oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota mataram Abdul Latif Nadjib, menurutnya penyelenggaraan dua event dalam waktu yang bersamaan tersebut cukup efektif mengingat festival tradisi lisan sendiri bertaraf internasional sehingga dapat menarik perhatian wisatawan luar negeri. Dirinya menjelaskan rangakaian caranya masih sama dengan tahun kemarin, yakni terdiri atas empat rangkaian acara meliputi  festival kuliner, atraksi budaya, parade budaya dan pagelaran seni dan budaya. hanya saja  untuk tahun ini festival mataram mengangkat makna tembolak sebagai simbol ‘mataram untuk semua khususnya NTB’.

“ada permintaan dari pemerintah kota, untuk menggabungkan kegiataan ini dengan festival tradisi lisan yang akan digelar pada tanggal 25-28 Oktober nanti, jadi akan lebih semarak karena festival tradisi lisan ini juga akan diikuti oleh negara-negara luar, jadi ini kesempatan kita untuk mempromosikan kota Mataram secara lebih optimal.”

Berbicara masalah anggaran sendiri, Latif mengaku terjadi pengurangan anggaran untuk pelaksanaan festival Mataram tahun ini, dari 800 juta pada tahun sebelumnya menjadi sekitar 600 juta rupiah, meski demikian hal tersebut diakuinya tidak menjadi alasan untuk mengurangi semangat dalam menyukseskan event tahunan tersebut.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here