Setelah menghadapai kondisi yang kurang kondusif akibat kembali pecahnya pertikaian antara warga monjok dan karang taliwang dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan menandatangani nota perdamaian untuk kedua kalinya di kantor walikota mataram.

 

Setelah menghadapi kondisi yang kurang kondusif akibat kembali pecahnya pertikaian antara warga monjok dan karang taliwang dalam beberapa hari terakhir, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan menandatangani nota perdamaian di kantor walikota mataram.

Penandatangan nota perdamaian antara warga monjok dan karang taliwang terhitung merupakan kali kedua, mengingat dulunya kedua belah pihak juga sempat menandatangani nota perdamaian serupa pada bulan Maret tahun 2016 lalu, sebagai komitmen untuk menjaga keamanan pasca konflik berkepanjangan yang dilatarbelakangi oleh keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) yang berlokasi dekat dengan pemakaman umum lingkungan Monjok Culik satu tahun silam. Namun beberapa waktu lalu. konflik kembali pecah yang diduga disebabkan pihak ketiga yang sengaja meperkeruh keadaan.

Wakil walikota mataram Mohan Roliskana berharap, nota perdamaian kali ini dapat bersifat permanen mengingat untuk  perdamaian kali ini juga dilibatkan kelompok pemuda dari dua lingkungan tersebut.

“karena perdamaian yang pertama kita tidak begitu banyak melibatkan pemuda, tapi kali ini kita sudah  melibatkan pemuda secara menyeluruh dengan harapan mereka dapat mencairkan situasi disana termasuk untuk mennyelesaikan persoalan paling mendasar di lingkungan, kita berharap perjanjian ini dapat bersifat permanen.”

Sementara itu, Kapolres Mataram AKBP. Muhammad menjelaskan jika sebenarnya situasi di lingkungan telah terbina cukup baik, namun karena adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, kondisi menjadi tidak terkendali  dan konflik kembali pecah. Untuk itu dirinya meminta kepada warga dari kedua belah pihak untuk bersama-sama mencari provokator yang menjadi dalang dibalik konflik yang terjadi. Lebih lanjut sesuai permintaan warga, mulai hari ini sudah tidak ada lagi aparat yang berjaga di lokasi, namun kegiatan patroli akan tetap dilakukan.

“sesuai permintaan warga, mulai hari ini tidak ada lagi aparat yang berjaga di lokasi, namun tetap kita akan lakukan patroli dan ronda bersama untuk sama menjaga kamtibmas sekaligus mencari sang provokator, dalangnya sedang kita intip ungksp muhammad”(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here