Untuk Mengantisipasi banyaknya penyakit pneumonia yang menyerang bayi usia 2th, kementrian kesehatan akan melakukan PROGRAM demonstrasi imunisasi pneumokokus konyugasi (PCV) yg akan dilaksanakan di dua kabupaten yang ada di provinsi nusa tenggara barat NTB.
Kementerian kesehatan republik indonesia yang bekerjasama dengan dinas kesehatan provinsi ntb akan melakuakn program demonstrasi imunisasi penumokokus konyugasi yg akan di laksanakan di dua kabupaten yakni kabupaten lombok barat dan kabupaten lombok timur yang akan menggunakan vaksin 13 dengan sasaran bayi umur 2bulan, 3bulan, dan 12 bulan dengan total jumlah bayi yg terhitung menerima vaksin sebanyak 39.397 bayi.
Vaksin pneumonia ini akan di laksanakan dilombok di karenakan total jumlah kematian anak usia balita di lombok cendrung tinggi. Pasalnya berdasarkan data dinas kesehatan provinsi NTB, jumlah anak yang terkena penyakit pneumonia pada tahun 2015 mencapai 16. 830 orang sedangkan pada tahun 2016 sebanyak 17. 989 orang dan awal tahun 2017 sampai september 2017 sebanyak 11. 871 orang.
mengingat tingginya angka kematian bayi yang disebabkan penyakit pneumonia ini, pemerintah akan terus berupaya melakukan pencegahan agar angka kematian bayi yang disebabkan penyakit pneumonia bisa di tekan.
Dalam hal ini kepala dinas kesehatan provinsi NTB, Nurhandini eka dewi menyebutkan penyebab tingginya penyakit pneumonia di pulau lombok yakni masalah faktor lingkungan dan perilaku masyarakat sendiri.
dirinya berharap dengan dilakukannya demonstrasi program vaksin ini dapat menyasar target target potensial sehingga angka pneumonia di NTB yang menyerang anak balita khususnya di pulau lombok dapat di turunkan(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here