Penyakit diare akan mengancam korban banjir yang ada di kabupaten lombok timur. Pasalnya Terbatasnya pasokan air bersih dan sanitasi lingkungan yang buruk pasca banjir yang terjadi pada sabtu 18/11/2017 sekitar pukul 17:30 wita dinilai menjadi pemicunya.
Kepala dinas kesehatan NTB Nurhandini Eka Dewi saat dikonfirmasi dikantornya menyebutkan, meski sampai hari ini belum ada laporan pasien diare dari para korban bencana banjir  yang
Diterima, namun besar kemungkinan penyakit diare tentu akan menjadi ancaman bagi warga yang terdampak banjir.  Pasalnya Terbatasnya pasokan air bersih dan sanitasi lingkungan yang buruk pasca banjir yang terjadi dinilai menjadi pemicu utamanya

Lebih lanjut eka mengatakan, pihaknya sudah langsung turun ke lokais dan memberikan karporit ke setiap sumur warga yang terdampak banjir, sehingga sumur sumur warga yang terdampak banjir tersebut sudah terbebas dari kuman.

“…penyakit yang paling rawan pasca banjir  yaitu diare makanya kita mengantisipasi dengan mengirimkan kaporit kemarin dan hari ini dilaksanakan kaporitisasi di sumur sumur penduduk yang menjadi korban banjir sehingga jika nanti mereka menggunakan air sumur tersebut sudah terbebas dari kuman…”(wn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here