Dewan Tak Setuju Sistem Zonasi Sekolah
Dewan Tak Setuju Sistem Zonasi Sekolah

Penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2018 sudah dimulai  namun dengan penerapan sistem zonasi sekolah yang di keluarkan oleh Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu memunculkan pro dan kontra dari berbagai pihak terutama bagi orang tua murid.

Kebijakan zonasi sekolah yang di keluarkan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dianggap telah membatasi keinginan anak untuk memilih sekolah yang akan dia masuki sehingga anak harus bersekolah di dekat tempat dia tinggal.

Ketua komisi IV DPRD Lombok Barat  Munawir Haris angkat bicara terkait permasalahan ini menurutnya kebijakan zonasi sekolah yang di keluarkan oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia ini seharusnya tidak dikeluarkan agar para peserta didik bebas memilih tempat sekolah yang di inginkan.

Ia berharap dengan dikeluarkan peraturan sistem zonasi sekolah ini bisa di tinjau ulang dan dikembalikan dengan sistem yang dulu agar anak didik bisa menentukan sendiri dimana sekolah yang akan mereka masuki sehingga proses belajar mengajar juga bisa berjalan dengan maksimal.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here