Sebagai upaya untuk dapat menggenjot perolehan pajak daerah sekaligus untuk memberi efek jera para penunggak pajak melalui sanksi sosial, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram menyiapkan sejumlah stiker yang siap dipasang pada objek pajak yang tidak mentaati ketentuan pembayaran pajaknya.

 

Sebagai upaya untuk dapat menggenjot perolehan pajak daerah sekaligus untuk memberi efek jera kepada para penunggak pajak melalui sanksi sosial, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram menyiapkan sejumlah stiker yang siap dipasang pada objek pajak yang tidak mentaati ketentuan pemabayaran pajaknya.

Hal tersebut dijelaskan oleh kepala Badan Keuangan daerah (BKD) Kota Mataram Syakirin Hukmi, payung hukum berupa peraturan daeran untuk penerapan rencana tersebut saat ini tengah dalam proses pembahasan akhir di DPRD, sementara ukuran stiker sendiri akan disesuaikan dengan besaran objek pajak yang bersangkutan. Prosedur pemasangan stiker sendiri sipaparkannya akan melalui surat peringatan terlebih dahulu, jika objek pajak terkait tidak memberi respon positif maka pemasangan stiker hingga penyegelan dan penyitaan akan ditempuh oleh BKD.

”  tata cara penagihan kepada wajib pajak, nanti akan ada sanksi sosial kepada wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan perpajaknannya, maka peringatan pertama berupa surat akan kita layangkan, lalu pemasangan stiker, hingga penyitaan, kebetulan kita sudah menyekolahkan 3 orang juru sita di STAn jakarta, sehingga penerimaan dari sektor pajak nantinya dapat lebih optimal.”

Lebih lanjut, kebijakan pemasangan stiker tersebut akan dilakukan terhadap seluruh sektor pajak daerah tanpa terkecuali.(el)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here