Keberadaan bawang merah Bolo Bolo belakangan ini membuat geger masyarakat.

Isu tekait keberadaan bawang merah bolo bolo belakangan ini membuat geger masyarakat, untuk itu kepala dinas perdagangan  Kota Mataram L. Alwan basri  menyatakan jika keberadaan bawang merah bolo bolomemang ditemukan di Mataram namun peredarannya dianggap masih bersakala kecil dan hanya satui pedagang yamng berjualan di pasar mandalika.

Alwan menjelaskan jika keberadaan bawang merah bolo-bolo tersebut juga karena permintaan konsumen, meski demikian pedagangnya tidak banyak dimana di pasar mandalika diketahui hanya satu pedagang yang menjualnya.  Alwan mengaku keberadaan bawang tersebut tidak masalah, karena konsumen sendiri yang mencari dan dianggap tidak berbahaya, sehingga dinas belum berencana untuk menghentikan jual beli bawang bolo-bolo tersebut.

Lebih lanjut alwan merincikan ciri-ciri bawang merah palsu atau bolo -bolo  tersebut, dari segi ukuran dijelaskannya lebih kecil dari bawang bombay namun lebih besar dari bawang merah lokal, bawang bolo-bolo sendiri disebutkannya tidak memiliki siung seperti bawang pada umunya, dan saat digoreng teksturnya cenderung tetap keras.

” Bawang bolo bolo itu sudah lama beredar,dan banyak konsumen yang mencarinya yang membedakannya hanya teksturnya yng lebih besar dari bawang lokal dan pedagangnya cuman satu orang di pasar mandalika”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here