Banyak Wisatawan Keluhkan Banyaknya Anjing Liar Berkeliaran Di Kawasan Mandalika Resort

Banyaknya anjing liar di kawasan mandalika resort di keluhkan banyak wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut, terlebih provinsi NTB sedang gencar gencarnya menggaungkan serta mempromosikan wisata halal.

Ka.General Affair Indonesia tourism development corporation Bratasuta yang dikonfirmasi terkait banyaknya keberadaan anjing liar dikawasan tersebut mengakui cukup gusar,dirinya telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir keberadaan anjing liar tersebut.

” Keluhan dari wisatawan sangat banyak,kami sudah mengupayakan menangkap anjing tersebut untuk kita kandangkan,tetapi jumlah populasi yang banyak membuat kami kewalahan”

” Bayangkan sehari bisa berseliweran 50 sampai 70 ekor anjing di kawasan mandalika ”

Meminimalisir keberadaan anjing liar dikawasan mandalika menurut bratasuta susah susah gampang. Sempat beredar issu di kalangan komunitas dog lover bahwa ITDC akan memusnahkan anjing liar tersebut dengan cara di racun atau dibunuh  dan issu yang beredar tersebut membuat dirinya sempat mendapat protes keras dari komunitas dog lover ( komunitas pecinta anjing ). padahal menurut Bratasuta dirinya hanya akan menangkap dan memindahkannya ke tempat yang lain karna menurutnya populasi anjing di kawasan mandalika sudah cukup banyak.

” Kita (ITDC) hanya akan menangkap anjing anjing liar tersebut lalu kami kandangkan,kami beri makan,pengobatan hingga sehat lalu kami menunggu siapa tau ada yang mau mengadopsi. selain itu kami juga telah berupaya memindahkan anjing aanjing yang tertangkap itu ke wilayah yang lain yang jauh dari kawasan mandalika ungkapnya”.

Dirinya juga menambahkan saat ini para penjaga dan security tetap melakukan patroli untuk menangkap anjing anjing liar tersebut, terlebih anjing anjing liar yang berproduksi segera kami amankan.

” Bayangkan saja sekali berproduksi,3 sampai 5 ekor anak anjing kalau dibiarkan berlarut larut maka akan semakin banyak, bagaimana kami tidak gusar ,kalau cuman berseliweran 1 atau 2 ekor tidak masalah tapi ini puluhan”

” Selain itu banyak wisatawan yang mengeluh, ini kan kawasan mandalika kita sedang gencar gencarnya mempromosikan wisata halal ”

Untuk menekan angka keberadaan aniing liar di dalam kawasan  tersebut, Bratasuta telah melakukan pendekatan kepada masyarakat setempat serta para komunitas dog lover untuk mencari solusi terbaik dari maraknya anjing liar di kawasan mandalika, sehingga dirinya tidak terkesan mengambil keputusan sepihak.

” Kami sudah kordinasi dengan masyarakat dan komunitas dog lovers, karna ini meresahkan dan kami pastikan anjing yang berseliweran di dalam kawasan adalah anjing liar bukan anjing peliharaan warga setempat ungkapnya”.(yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here