Kepala desa bagek polak amir amraen mengeluhkan langkah pemerintah provinsi ntb dan kabupaten Lombok barat dalam hal pengelolaan sampah di desa bagek polak, pasalnya pemprov ntb telah membangun tempat pengolahan sampah namun sampai sekarang mesin pengolah sampah yang dijanjikan tak kunjung datang, pemkab lobar pun dianggap cuek dengan kondisi ini.

 

Sampah memang kerap kali menjadi masalah yang krusial dan sulit diatasi di sejumlah wilayah, tak terkecuali di desa bagek polak kabupaten Lombok barat, kepala desa bagek polak amir amraen pun mengeluhkan pengelolaan sampah di desanya, pasalnya pemerintah Provinsi NTB telah membangunkan bangunan tempat pengelolaan sampah dan menjajikan akan memberikan mesin  untuk pengelolaan sampah namun hingga saat ini mesin pengolahan sampah tersebut tak kunjung datang, dengan alasan program untuk mesin pengelola sampah tersebut sudah berhenti,

Menurut amir jika di pemerintah Provinsi NTB macet ia berharap pemerintah kabupaten Lombok barat yang mengambil alih program tersebut, agar pengelolaan sampah di Lombok barat dapat maksimal, pasalnya bangunan yang dibangun dengan menggunakan APBD tersebut tidak dapat dimaksimalkan karena tidak memiliki mesin pengolah sampah dan terkesan terabaikan.

” Informasinya di pemerintah provinsi macet, seharusnya pemda lobar segera ambil alih. jangan sampai macet di atas di kabupaten juga ikut macet ungkap amir”.

Amir berharap pemda lobar segera merespon persolan ini sehingga masyarakat tidak lagi kebingungan mengatasi persoalan sampah tersebut.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here