90 Hari Tidak Hujan, Sebabkan Kemarau Berkepanjangan
90 Hari Tidak Hujan, Sebabkan Kemarau Berkepanjangan

Wilayah Nusa Tenggara Barat terutama Lombok bagian selatan hampir 90 hari tidak mengalami hujan, sehingga menyebabkan musim kemarau berkepanjangan dikawasan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh kepala bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencanaan Daerah (BPBD) Provinsi NTB Agung Pramuja, dimana berdasarkan peninjauannya dilapangan, kawasan bagian Mangkung, Praya Barat, Praya Barat Daya, Selong Belanak, Kute dan Bilalando serta Jerowaru merupakan langganan kekeringan.

Lebih lanjut Agung mengaku jika terjadi penyurutan air di kawasan Bendungan Batujai dan Pandan Dure  adalah hal yang wajar, karena tidak pernah turun hujan.

Oleh sebab itu Agung juga sudah mengeluarkan surat edaran kepada BPBD di 9 kabupaten kota yg ada di NTB, untuk segera mendata wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan agar segera  dilakukan dropping air bersih.

Sementara problem NTB darurat kekeringan nampaknya belum sepenuhnya bisa teratasi di setiap musim kemarau tiba, sehingga untuk mengatasi hal tersbeut, kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD NTB Agung Pramuja menyebutkan, anggaran yang tersedia untuk mngatasi kekeringan di NTB yang bersumber dari dana dokumen pelaksanaan anggaran sebesar 1 Miliar Rupiah, yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan sumur bor.

Dimana dari dana 1 M ini hanya cukup membuat 5 unit subur bor, adapun sumur bor tersebut di buat di Kabupaten Lombok Tengah yang saat ini masih proses pngerjaan, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Dompu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here